Mei 02, 2008
Filed Under (Biasa, Kebanggaan) by OblongMan

Kaos ini harganya sekitar Rp 17.500, saya dapatkan di rak diskonan Carrefour Harmoni, Jakarta, tahun 2002. Adem, lumayan, sayang agak tipis. Desainnya memang pakai efek scracth. Sekarang saya pakai buat tidur. Teman sepetiduran jadi takut mendekat. :D

kaos murah meriah keren



Januari 29, 2008
Filed Under (Biasa) by Paman Tyo

Akar kekerasan itu bagian dari pohon apa? Biarlah Pak Fromm dan Mas Pustaka Pelajar yang menjawab karena merekalah yang menjual kaos ini. Ah, yang bener?

Hehehe, kaos yang kini sudah kumal ini saya dapatkan di sebuah toko buku di Sagan, Yogyakarta, tahun 2000. Nama tokonya ya Pustaka Pelajar seperti nama penerbitnya. Penerbit buku dan kaos ya dia.

Kalau saya tak salah terka, penerbit dan toko ini adalah kelanjutan dari sebuah kios buku di Sasana Triguna (Shopping Center). Di sana dulu ada los buku murah, baik buku bekas maupun baru.

Salah satu penjual buku baru adalah milik, duh lupa namanya, kalau tak salah Mas Mas’ud. Diskonnya jelas. Umumnya 15-20% dari harga toko. Tak perlu tawar-menawar.

Mas Mas’ud dulunya penggelar buku dagangan di trotoar dekat Purosani. Kemudian dia pindah ke Sasana Triguna. Suatu kali, pada medio 80-an, sambil meladeni pembeli dia bilang, “Saya ini sudah mengalami mobilitas horizontal dan vertikal, Dik.”

Entah apa kata para penginap. Lho? Kalau malam sampai pagi, los buku itu menjadi tempat menginap tekyan, keple, dan kere — pokoknya kaum yang terpinggirkan dalam (atau dari?) tata ekonomi dan sosial kota.



Januari 16, 2008
Filed Under (Lucu) by Paman Tyo

Secara grafis saya terkesan oleh olahan tipografinya. Sederhana tapi nyeni. Hanya berupa teks hitam di atas kain putih. Sangat biasa untuk kita yang terbiasa dengan kertas dan tinta hitam. Saya pernah mengeposkannya ke sana.

Saya membelinya si Solo, saat liburan Juli tahun lalu. Harganya Rp 30.000, karena Matahari sedang obral dagangan. Siang beli, sorenya langsung saya pakai. Kadang kaos ini saya pakai bepergian, kadang juga untuk tidur. Biar merasa damai di mana-mana, gitu lho.

NB: “kk” atau “adj” ya? Lihat gambar…



Januari 12, 2008
Filed Under (Lucu) by Paman Tyo

Saya beli kaos ini untuk kedua anak saya di kaki lima pada 2000. Tepatnya di trotoar dekat Mal Ciputra (Citraland), Jakarta Barat. Harga dua potong sekitar Rp 16.000. Sampai hari ini kaos itu masih layak pakai.

Saat itu Crayon Shin Chan memang lagi bikin demam khalayak. Semua orang suka, termasuk orang dewasa. Saya juga. Kebetulan ketika turun dari angkot B13 untuk berganti bus Mayasari Bhakti P6 saya menjumpai gelaran di kaki lima. Maka saya belilah kaos itu.

Aslikah? Haha, jika menyangkut merchandising, maka yang dijual di kaki lima atau sebangsanya itu bisa bikin marah si pemilik merek. Tapi nyatanya kaos “palsu” itu nyaman dipakai. Begitulah menurut anak-anak saya.

Lho, kok bisa dipakai sekian lama, bukankah anak-anak tambah besar? Iya, saya belinya ukuran besar, karena adanya cuma itu. Ngirit. Melatih anak prihatin.