|
Juni 24, 2008
Kaos ini kiriman pembaca yang mendapatkannya dari awak sebuah perusahaan jasa komunikasi. Ceritanya, kantor sang pemberi pekan lalu menggelar gawe untuk program CSR sebuah perusahaan minyak asing di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu. Karena masih ada sisa maka kaos itu dihibahkan ke beberapa pihak yang dengan suka cita menerima.
April 20, 2008
Filed Under (Hadiah) by Paman Tyo
Kaos ini adalah buah tangan Didats ketika dia masih memburuh di Bali, tahun 2006. Sebelumnya dia kirim SMS menanyakan ukuran. Kemudian pada suatu hari kerja singgahlah di ke kantor saya di Kebonjeruk. Saat itu pula saya tunjukkan rancangan layout untuk blog di rumah baru dengan domain sendiri. Kisah selanjutnya sudah jelas. Perancangan dilakukan bersama, di Jakarta dan Denpasar. Didats adalah satu dari sedikit blogger yang saya jumpai, bahkan saya mintai tolong, ketika saya belum berani menyatakan diri. Ketemu dia pertama itu singkat, tahun 2004/2005, di tangga teras kantornya, Jalan Jenderal Sudirman. Untuk sebuah acara, akhirnya Didats dan Golda dan Hericz mau turun tangan. Acaranya? Workshop untuk calon bloggers di Plaza Semanggi (2005)! Saya? Sebagai si “kere kemplu” ya cuma nonton. Pengecut bangetlah. Ketika kontroversi RUU Antipornografi mengemuka, dan terkabar Bali akan memisahkan diri, maka saya kirim merek kaos ini ke teman saya orang Bali. “Bli, dari dulu Bali emang separatis kan?”
Februari 05, 2008
Ini memang kaos kesayangan saya. Meski jelek dan sekarang sudah lusuh, saya masih suka memakainya. Gombalnya itu loh yang bikin saya klepek-klepek, sama gombalnya dengan paman gombal dan gerombolan blogger muda bahtiar dkk. karena gambarnya gak pati jelas, saya tulis aja: |
|