Author Archive

April 12, 2008
Filed Under (Hadiah) by Ndoro Kakung

Ian Flemming membuat satu episode James Bond dengan judul From Russia with Love.

Seorang teman membawakan kaos ini langsung dari Dubai. Nah, trus apa hubungannya? Nggak ada, hihihi …



Maret 28, 2008
Filed Under (Kebanggaan, Lucu) by Ndoro Kakung

Ini kisah kaos kiriman Silent Reverie

Pernah terjerat cinta monyet? Sudah lama aku dan adikku mengalami cinta monyet, tapi dalam arti sesungguhnya. We love monkey. Aku dan adikku suka sekali dengan binatang yang satu ini karena tampangnya kocak dan innocent. Jika tertawa, mulutnya lebar, spontan, juga tulus.

Kaos putih itu kubeli karena gambarnya mengusik perhatianku, bukan karena ukurannya yang XL. Aku nggak peduli ukurannya, walaupun aku tahu kaos itu kedodoran untuk tubuhku yang seuprit dan kesempitan buat adikku yang berbadan giant.

Tampak di kaos itu ayah, ibu dan anak monyet yang merupakan satu keluarga harmonis. Lihatlah ekspresi ayah dan ibu monyet yang serius tapi lugu sambil agak-agak tersenyum simpul, sedangkan anaknya bergaya manis manja. Seperti foto keluarga yang biasa dipajang di ruang tamu. Ah, mesranya mereka! Read the rest of this entry »



Februari 18, 2008
Filed Under (Kebanggaan, Penuh kenangan) by Ndoro Kakung

Suatu senja di Himalaya. Enam perempuan merayap di atas hamparan es menuju puncak Annapurna IV (7525 meter di atas permukaan laut). Angin mendesir-desir. Salju turun berbutir-butir. Langit biru kejam, tak menyisakan awan sepotong pun.

Untung tak dapat diraih, malang siapa yang mau. Setelah lelah menjejak, bertarung dengan ego, hanya satu perempuan yang berhasil menggapai puncak Annapurna IV. Lima yang lain tak cukup beruntung.

Seorang perempuan, pemimpin tim ekspedisi para perempuan itu, lalu mengisahkan perjalanan 18 tahun lalu itu hampir tiap malam pada kedua anaknya menjelang tidur. Ada bangga di wajahnya. Ada haru di matanya.

Gunung adalah obsesinya sejak kecil. Perempuan itu menyukai gunung karena justru di puncak tak ada apa-apa. Cuma ada senyap. Kebebasan. Dan anak-anaknya tahu itu.

Perempuan itu pun bercita-cita suatu saat kelak, ia akan membawa anak-anaknya kembali ke Himalaya. Ia ingin mengantarkan anak-anaknya menyentuh atap dunia. Read the rest of this entry »



Februari 16, 2008
Filed Under (Hadiah) by Ndoro Kakung

Gerakan open source mungkin bisa disebut sebagai aksi melawan dominasi, monopoli, dan modal raksasa. Para pendukung gerakan ini menolak ketergantungan dan kebuntuan.

Tapi, sejujurnya, saya ndak tahu betul apa itu open source. Mungkin ia sebuah alternatif. Barangkali juga solusi. Pendeknya, menolak merek terkenal dari negeri adi daya itu.

Saya cuma tak habis pikir, mengapa komunitas gerakan ini merasa harus berada di bawah tanah, mempraktekkan taktik gerilya? Katanya open, terbuka, kenapa gerakannya seolah-olah tertutup? Ah, entah, saya tak begitu paham urusan ini. Read the rest of this entry »



Januari 26, 2008
Filed Under (Penuh kenangan) by Ndoro Kakung

Umur kaos ini sekitar 16 tahun, jauh lebih tua dari anak sulung saya sendiri. Mungkin lebih. Saya tak begitu ingat.

Saya mendapatkannya dari pabrik lama saya, tepatnya tempat saya mencari nafkah ketika pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta ini.

Namanya Majalah Mode. Ini majalah khusus remaja yang pernah menjulang namanya pada akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Hampir semua anak muda kosmopolitan dulu membaca majalah ini. Bukan anak gaul kalau tak pernah baca. Begitu kira-kira kemasyhurannya. Sayang sekarang sudah jadi legenda urban.

Nah, pabrik saya ini dulu sering mengadakan lomba Cover Boy dan Cover Girl yang gemanya masih terdengar hingga sekarang. Beberapa jebolan lomba ini sekarang jadi seleb, misalnya Susan Bachtiar, Ari Sihasale, Dina Lorenza, dan seterusnya. Ah, saya sudah tak kenal lagi, apalagi mereka, hehehe … Read the rest of this entry »