Author Archive
Maret 16, 2008
Filed Under (Biasa) by Sir Mbilung MacNdobos
Tempat di mana cinta sejati bersemayam, tergantung jenis kelamin. Begitu yang terjadi di Bandung, paling tidak bagi pembuat rancangan kaos.
Januari 16, 2008
Batman, si manusia kampret rekaan Bob Kane dan Bill Finger ceritanya memiliki bentuk tubuh yang yahud. Yahud atau tak yahud, bentuk tubuhnya mengingatkan saya pada bancet malang di petak sembilan Jakarta yang siap dijadikan santapan. Jika Batman lantas pensiun, entah karena faktor usia atau karena kejahatan sudah habis, maka kegemukanlah yang menyergapnya. Itu khayalan saya. Apakah setelah pensiun Batman bisa menghilangkan kebiasaannya memakai celana dalam di luar? Bertanyalah pada Fatman.
Januari 15, 2008
![]() Kaos sebagai media penyampai pesan adalah hal yang lumrah dijumpai. Maka tidak ada yang istimewa sebetulnya dari gambar burung di kaos, kecuali tingkat keakuratan gambarnya setara dengan buku panduan lapangan untuk mengenali jenis burung (field guide) kelas wahid. Kaos bergambar dua ekor Cekakak jawa (Halcyon cyanoventris) yang di dunia hanya hidup di Pulau Jawa dan Bali ini, dibikin oleh sebuah komunitas pengamat burung pada bulan Mei 2007 untuk mengenalkan sebagian kekayaan alam negara ini. Bukan upaya baru sebetulnya, toh ada banyak komunitas maupun organisasi besar yang berkampanye dengan menggunakan kaos. Jika ada sedikit pembeda adalah, kaos kampanye ini layak jual dan laku dengan cepat. Tidak sebagaimana layaknya kaos kampanye lain yang dibagi gratis, lantas jadi gombal setelah acara selesai. Lantas kenapa burung yang dipakai dan Cekakak jawa yang dipilih? Lha namanya juga komunitas pengamat burung. Cekakak jawa yang dipilih, selain karena warnanya relatif sedap dipandang, hidup di perladangan yang dekat dengan perumahan di pinggiran kota, dan juga karena burung ini hanya ada di Indonesia. Ada banyak sebenarnya burung yang di dunia ini hidupnya hanya di Indonesia saja, tetapi Cekakak jawa adalah salah satu yang layak pajang. Burung enak pandang pokoknya lah, kecuali bagi para ornithophobia.
Januari 14, 2008
![]() Marah pada suami tetapi ogah rugi? Iklankan saja, siapa tahu ada yang berminat membeli sang suami. Kaos bisa jadi media iklan luar ruang dan bebas pajak pula. Makin sering pemakai bepergian menyambangi tempat-tempat keramaian, peluang suami menjengkelkan itu untuk dibeli makin besar. Sebagai mana layaknya sebuah iklan, kelebihan barang jualan haruslah disebutkan. “Original owner, all paper work included, must sell …“ Iklan yang “jujur” jarang ditemui, begitu kata seorang teman dahulu. Sebagai sebuah barang, kaos juga perlu dirawat. Cara perawatan dicantumkan pada secarik kain kecil di dalam baju yang berisi petunjuk lengkap perawatan, seperti … jangan dikelantang, tulisan di baju jangan disetrika, jangan menggunakan klorin, lantas pada baris terakhir … do not covet thy neighbor’s husband. Setuju … beli aja dari pada diselingkuhi. |
|