Author Archive

Maret 09, 2008
Filed Under (Biasa) by bangsari

“Besok mau oleh-oleh apa?”, tanya rekan kerja saya di kantor yang hendak ke luar negeri.
“Daripada bikin susah lu, mending ga usah aja deh. Ntar lu repot.”, jawab gue.

Begitulah. Oleh-oleh seolah menjadi barang wajib jika bepergian ke luar kota. Sepertinya menjadi bagian dari biaya perjalanan itu sendiri. Mungkin lebih tepat disebut pajak domestik.

Bagi saya yang tak pernah membiasakan oleh-oleh dari kecil, hal ini sangat menggangu. Menurut saya, oleh-oleh adalah bukti bahwa masyarakat kita cenderung menuntut atas orang lain yang lebih mampu. Mereka yang tak membawanya sering dianggap tidak umum, sebutan lain untuk pelit.

Diambil dengan scanner UMAX Astra 4100