Archive for Mei, 2008
Mei 31, 2008
Filed Under (Kiriman pembaca) by mimin suadmin
Kiriman Sawoong, Surabaya
Mei 19, 2008
Filed Under (Hadiah) by Paman Tyo
Ini dia kaosnya blogger Tangerang: Bloger Benteng! Saya mendapatkannya dari Mister Caplang, yang memberikan dengan tergesa, seolah yang penting kiriman sampai dengan selamat ke tujuan, kalau yang menerima mau berterima kasih itu bukan tujuan, kayak prinsip perusahaan kurir kelas wahid saja. Kenapa namanya “benteng”? Nama lain (lama) Tangerang memang Benteng, makanya ada istilah “Cina Benteng”. Terima kasih, Mister!
Mei 07, 2008
Aha! Silakan tertawa. Ini kaosnya sekelompok orang tua, dibikin sekitar 30 potong, untuk sebuah reuni tiga tahun lalu. Sebagian peserta sudah belasan tahun tak bersua. Ada yang doktor, ada yang masih berstatus eks-pedro (pemuda drop out). Ketika bertemu mereka sudah jadi bapak dan emak. Umumnya pada membawa tambahan lemak. Daging pipi pembalut rahang sudah mengendur. Kelopak mata sudah berkantung. Kacamata sudah plus. Perut seolah membawa tas pinggang. Ada yang datang membawa pengawal (maklum politikus), eh ternyata anaknya. Yang kawin muda punya anak sudah dewasa. Yang kawin telat anaknya masih SD. Yang masih betah melajang ya belum punya anak. Ah sudahlah. Itu masalah internal.Tidak penting — tapi itu natural, untuk siapa pun.
Lebih penting cerita tentang desain kaos ini. Ternyata susah membuat kaos untuk orangtua. Ketika si desainer mencoba memindahkan gaya visual zaman majalah Aktuil (tahun 70-an, ketika mereka masih ABG), uh hasilnya mirip kaos-kaos yang saat itu (2005) dijual di distro. Bisa bikin malu, dituduh tak tahu diri. Akhirnya dicobalah gaya awal sampai pertengahan 80-an. Desktop publishing belum meluas, Rugos masih jadi mainan. Sablonan masih cenderung rata — belum model gradasi dan raster. Yang menjadikan kaos kasepuhan itu tampak “modern” adalah atribut yang mewakili internet. Soal lain? Karena mendatangi reuni ini saya untuk pertama kali bertemu Bahtiar, Lantip, dan Pito. Saya, waktu itu, masih jadi orang lain. :DÂ Tentu saya ketemu mereka di luar acara, wong beda generasi.
Mei 02, 2008
Kaos ini saya dapatkan menjelang Pemilu 2004. Terbikin oleh Dagadu, Yogyakarta. Gayanya retro. Isinya ya khas Dagadu, pelesetan yang “ngyojani”.
Mei 02, 2008
Filed Under (Biasa, Kebanggaan) by OblongMan
Kaos ini harganya sekitar Rp 17.500, saya dapatkan di rak diskonan Carrefour Harmoni, Jakarta, tahun 2002. Adem, lumayan, sayang agak tipis. Desainnya memang pakai efek scracth. Sekarang saya pakai buat tidur. Teman sepetiduran jadi takut mendekat. |
|