April 26, 2008
Filed Under (Hadiah, Penuh kenangan) by Paman Tyo

Kaos ini masih ada. Kemarin saya temukan di lemari lalu saya foto. Baru saya pakai sekali, waktu acara berlangsung, lima tahun silam. Ukurannya kelewat ngepres di badan. Ini hanya satu dari sejumlah atribut dalam gelaran di beberapa kota yang pernah dibikin oleh (eks-)kantor saya.

Warna oranye saya suka. Cerah. Optimistis dan aktif, kata entah siapa. Tapi kemarin kaos ini menjadi penebal melankoli. Untuk pertama kalinya sejak kami bubar dan terdiaspora tahun lalu, beberapa teman mengajak saya konferensi di Y!M. Reuni maya penuh canda dan ledekan. Yang tak muncul di teks selama chatting dengan koneksi byar-pet adalah galau saya. Ada semacam rasa bersalah atau apa. Mereka seolah hadir senyatanya. Aneh, padahal ketika bertemu di dunia nyata kami santai saja. Maafkan saya teman-teman.

*) Tiba-tiba saya ingat tentang keluarga Darmawan Supratisto (supratisto.com), peserta yang menjadi “juara” dalam sebuah gelaran kami. Di kemudian hari, pada suatu nahas, seisi rumah terpanggang dalam rumah yang semua jendelanya berjeruji. Mereka mengontrak rumah itu untuk tempat mengungsi selagi rumah asli direnovasi. Keluarga itu punah. Ayah, ibu, dan dua anak…


Comments:
5 Comments posted on "Melankoli dalam Kaos yang Baru Dipakai Sekali*"
Iman on April 26th, 2008 at 16:51 #

Rumah yang terbakar itu dekat rumah saya,..Sampai sekarang masih tidak terawat dan satpam selalu takut lewat didepan rumahnya sewaktu ronda.


venus on April 26th, 2008 at 17:16 #

ah, closurenya sedih :(


Hedi on April 26th, 2008 at 19:52 #

iya penutupnya ngegirisi


kopdang on April 28th, 2008 at 13:50 #

komputer aktif..oh, kemana engkau kini…


ndoro kakung on April 29th, 2008 at 22:43 #

wes rasah dieling-eling maneh, kang. ayo dolan neng langsat wae … mas yanto kangen ro kowe :D


Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: