Februari 18, 2008
Filed Under (Kebanggaan, Penuh kenangan) by Ndoro Kakung

Suatu senja di Himalaya. Enam perempuan merayap di atas hamparan es menuju puncak Annapurna IV (7525 meter di atas permukaan laut). Angin mendesir-desir. Salju turun berbutir-butir. Langit biru kejam, tak menyisakan awan sepotong pun.

Untung tak dapat diraih, malang siapa yang mau. Setelah lelah menjejak, bertarung dengan ego, hanya satu perempuan yang berhasil menggapai puncak Annapurna IV. Lima yang lain tak cukup beruntung.

Seorang perempuan, pemimpin tim ekspedisi para perempuan itu, lalu mengisahkan perjalanan 18 tahun lalu itu hampir tiap malam pada kedua anaknya menjelang tidur. Ada bangga di wajahnya. Ada haru di matanya.

Gunung adalah obsesinya sejak kecil. Perempuan itu menyukai gunung karena justru di puncak tak ada apa-apa. Cuma ada senyap. Kebebasan. Dan anak-anaknya tahu itu.

Perempuan itu pun bercita-cita suatu saat kelak, ia akan membawa anak-anaknya kembali ke Himalaya. Ia ingin mengantarkan anak-anaknya menyentuh atap dunia.

Untuk sementara, impian disimpan lewat kaos tim ekspedisi. Jadi umur kaos ini juga sudah 18 tahun.

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

Beberapa hari sekali, kaos ini dipakainya tidur. Mungkin perempuan itu ingin terus menghidupkan mimpinya lewat kaos. Perempuan itu istri saya.


Comments:
13 Comments posted on "Impian tentang Himalaya"
iman brotoseno on Februari 18th, 2008 at 00:38 #

wah..istrinya siapa namanya ? anak Mapala mana ? UI ?

>> namanya ada di kaos tuh. dia anak aranyacala, trisakti. :D


GuM on Februari 18th, 2008 at 02:53 #

mantap, pak :D
salam buat nyonya.
saya ke semeru aja belum keturutan :p


Paman Tyo on Februari 18th, 2008 at 10:01 #

Betul2 suami yang romantis, laki rumah yang baik dan benar… Post yang “tumben”. :)


silent reverie on Februari 18th, 2008 at 17:05 #

wah, sepertinya ndoro loves her so much neh…, hebat!


balibul on Februari 19th, 2008 at 10:23 #

woo ngaku saiki nek nduwe bojo :D


Totok Sugianto on Februari 20th, 2008 at 00:27 #

saya belum pernah naik gunung kecuali gunung bromo ;)


Aris on Februari 22nd, 2008 at 01:56 #

Mas Wicak, nyonya ngeblog juga dan pernah diajak kopdaran?


hanny on Februari 26th, 2008 at 19:20 #

waaa hebat sekali, perempuan perkasa… di puncak himalaya bisa nge-blog nggak, ndoro? hehehe


ekoz-guevara on Februari 27th, 2008 at 12:45 #

Luar biasa ….obsesi tentang puncak gunung kadang melenakan juga….opo iyo anak-anaknya mau mencari sepinya puncak gunung?…
opo gak enak nongkrong di mall sambil nyruput kopi at starbuck


V66 on Maret 6th, 2008 at 01:26 #

Saya juga mimpi dulu ke Aconcagua.
Sayang udah capek-capek latihan ama anak-anak Wanala Unair, ra sido danane kurang.


nothing on Maret 14th, 2008 at 16:19 #

pasangan yang hebat, satu reporter dan blogger jos, satunya pendaki gunung top…


leksa on April 21st, 2008 at 14:19 #

sepertinya Mbak Santi ini salah satu yang saya temui ketika pendakian kartini 4 thn lalau di Gunung Gede..?
bener ga ya?


sandalian on April 28th, 2008 at 04:07 #

Sepertinya saya pernah membaca kisah pendakian itu di Majalah Intisari dahulu kala..


Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: