Januari 29, 2008
Filed Under (Biasa) by Paman Tyo

Akar kekerasan itu bagian dari pohon apa? Biarlah Pak Fromm dan Mas Pustaka Pelajar yang menjawab karena merekalah yang menjual kaos ini. Ah, yang bener?

Hehehe, kaos yang kini sudah kumal ini saya dapatkan di sebuah toko buku di Sagan, Yogyakarta, tahun 2000. Nama tokonya ya Pustaka Pelajar seperti nama penerbitnya. Penerbit buku dan kaos ya dia.

Kalau saya tak salah terka, penerbit dan toko ini adalah kelanjutan dari sebuah kios buku di Sasana Triguna (Shopping Center). Di sana dulu ada los buku murah, baik buku bekas maupun baru.

Salah satu penjual buku baru adalah milik, duh lupa namanya, kalau tak salah Mas Mas’ud. Diskonnya jelas. Umumnya 15-20% dari harga toko. Tak perlu tawar-menawar.

Mas Mas’ud dulunya penggelar buku dagangan di trotoar dekat Purosani. Kemudian dia pindah ke Sasana Triguna. Suatu kali, pada medio 80-an, sambil meladeni pembeli dia bilang, “Saya ini sudah mengalami mobilitas horizontal dan vertikal, Dik.”

Entah apa kata para penginap. Lho? Kalau malam sampai pagi, los buku itu menjadi tempat menginap tekyan, keple, dan kere — pokoknya kaum yang terpinggirkan dalam (atau dari?) tata ekonomi dan sosial kota.


Comments:
2 Comments posted on "Kekerasan dan Mobilitas"
mpokb on Januari 29th, 2008 at 11:47 #

nggak heran yogya jadi kota pelajar. penjaja buku trotoar aja bisa ngomong gitu..


mamuh on Juni 25th, 2008 at 14:31 #

mobilitas horizontal mungkin artinya sering pindah lapak dioprak polisi pamong praja, nek vertikal saya gak tahu mas


Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: