Januari 15, 2008
Filed Under (Memalukan) by Iman Brotoseno

Konon hubungan antar manusia selalu bergerak pararel dengan peradaban jamannya. Seandainya Shakespeare melihat kaos ini, mungkin ia bisa jadi terkena serangan jantung.
“ what a shame ! “ dengan logat Inggrisnya yang kental. Demikian dia misuh misuh.
Ketika ia menggambarkan kisah “ Romeo & Juliet “, kita melihat sebuah arti dari keagungan cinta. Bahasa kerennya ‘ Cinta Sejati ‘, yang tak tergantikan sampai akhir jaman. Dahulu Romeo harus sembunyi sembunyi untuk menemui kekasihnya. Butuh perjuangan yang melelahkan.
Lihat saja film film remaja Indonesia jaman dulu, selalu saja ada adegan wakuncar – wajib kunjung pacar – di malam minggu. Rano Karno duduk sopan menunggu di teras, sambil diperkenalkan pada orangtua Yessy Gusman. Datang jam 7 malam dan jam 10 malam harus sudah pulang.
Kita bisa terbang ke langit tujuh hanya dengan memegang tangan sang kekasih.
Ciuman menjadi barang langka. Kalau kita bisa mencium hanya sebuah sentuhan bibir yang halus dan lembut. Bukan ciuman lidah bergulat lidah, bibir menjalar ke leher dan tangan meremas remas.

Karena cinta hanya untuk cinta. Cinta tidak mungkin dikotori oleh hawa nafsu.
Karena setiap lakon percintaan diakhiri sebuah perkawinan serta malam pertama yang sakral. Indah dan menyentuh. Karena hanya sang empunya cinta yang berhak atas mahkota sang dara.
Tapi mungkin jaman sekarang Romeo terlalu lelah memanjat pilar rumah di beranda belakang rumah Juliet. Daripada tangannya baret baret terkena besi pagar, lebih baik dia chatting dengan gadis gadis bugil di webcam. Rano Karno jaman sekarang juga malas untuk berkenalan dengan orang tua si gadis. Ketemu langsung saja di mall atau janjian di diskotik saja. Jam 12 malam.
Cinta menjadi barang langka, karena cinta telah digadaikan untuk apa yang disebut ‘ make love ‘.
Satu hal lagi, tentu saja Juliet sudah menyiapkan kondom di tasnya. Just in Case.


Comments:
9 Comments posted on "Romeo Fucks Juliet"
Paman Tyo on Januari 15th, 2008 at 16:48 #

Huahahahahaha! Kaos kenthir. Kalo orientasi seksual Romeo berubah, maka dia bikin cinta sama Julian.


Totok Sugianto on Januari 15th, 2008 at 17:01 #

ceritane kaosnya didapat dari mana mas? apa just the one and only aja hihihi… :P


iman brotoseno on Januari 15th, 2008 at 23:24 #

dapat di pondok indah toks…di gang antara PIM 1 dan PIM 2


Iman Brotoseno » Ciuman on Januari 16th, 2008 at 17:00 #

[…] remas. Ini baru satu pembahasan. Bagaimana kita membayangkan pergeseran nilai yang lain. But please don’t expect too much . Just a sweet kiss, gently and […]


max on Januari 16th, 2008 at 19:11 #

kaos yg menarik Mas… dijual gak :D


Rystiono on Januari 17th, 2008 at 02:45 #

Emang benar mas…cinta itu beda dengan nafsu syahwat…

Namun sayang…jaraknya dekat banget sih sekarang…


funkshit on Januari 17th, 2008 at 13:12 #

weh.. romeo nya suka chating sama cam girl jgua tho .. .kena azab tau rasa dia .. .

OOT
itu kenapa huruf i di juliet nya lowercase sendiri


Dony on Januari 17th, 2008 at 17:26 #

Siapa nih yang brani pake?
Romeo dan Juliet sekarang ngeblog…


denny on April 22nd, 2008 at 02:58 #

kemajuan zaman dan kemerosotan moral…


Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: